Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya

admin
By admin
3 Min Read

baca 10 detik

MediaKeadilan.com – Nama Maudy Ayunda tengah menjadi sorotan setelah konten yang membahas mindfulness dan cara menyikapi derasnya berita buruk menuai kritik dari sejumlah netizen.

Maudy bahkan disebut tone deaf hingga dianggap “tak napak tanah” lantaran dinilai kurang peka terhadap kondisi masyarakat sekitar yang sedang menyikapi berbagai persoalan.

Konten tersebut sebenarnya tidak baru diunggah. Video berjudul “Mindfulness in the Age of Bad News – Maudy Ayunda” telah dipublikasikan melalui kanal YouTube Maudy pada 21 Agustus 2026. Namun, video itu kembali ramai dibicarakan di media sosial pada September 2026.

Lantas, kenapa Maudy Ayunda disebut tak napak tanah dan bagaimana kronologinya?

1. Maudy Ayunda membahas kelelahan menyikapi berita buruk
Dalam video tersebut, Maudy berbicara mengenai kondisi ketika seseorang terus-menerus menyambut baik informasi negatif dari berbagai penjuru.

Ia menyebutkan bahwa dalam sejumlah bulan, bahkan menurutnya sekitar setahun terakhir, masyarakat sekitar dibombardir bersama berbagai berita buruk, baik dari dunia internasional maupun Indonesia.

“Aku tuh berasa kayak ya udah sejumlah pada bulan ini. Malah barangkali udah setahun terakhir ini ya kita tuh kayak dibombardir bersama sejumlahnya berita buruk secara internasional tapi juga barangkali khususnya berita lokal juga di sini, di Indonesia,” ujar Maudy dalam videonya.

Maudy lalu membicarakan pentingnya tetap peduli terhadap persoalan di sekitar, namun pada saat yang sama seseorang juga perlu menjaga dirinya sendiri agar tidak terus-menerus terbebani.

“Aku ngerasa kayaknya penting gitu demi ngomongin itu khususnya kayak gimana buat kita bahkan melangkah, gimana caranya kita tetap peduli, dan juga dapat menjaga diri kita sendiri itu,” lanjutnya.

2. Maudy menceritakan dirinya sempat merasa tidak berdaya
Dalam video yang sama, Maudy membeberkan bahwa paparan berbagai berita buruk juga berdampak terhadap dirinya.

Ia mengaku sempat merasa kesulitan memproses sejumlah persoalan yang terjadi secara bersamaan. Kondisi tersebut menciptakannya merasa tidak berdaya, bahkan sampai menangis dan marah.

“Di mana kayak ngerasa, ‘ya ampun, ini bolak-balik banget’ gimana aku memproses ini, lantaran buat aku pribadi berat banget sih dan ada kecenderungan ngerasa nggak berdaya. Terus ada masa-masa di mana jadi kayak mewek, nangis, marah,” kata Maudy.

Dari konteks tersebut, pembahasan Maudy sebenarnya berangkat dari pengalaman personal mengenai bagaimana seseorang menjaga kondisi diri ketika menyikapi arus informasi negatif.

3. Video kembali viral dan memicu kritik netizen
Beberapa waktu setelah diunggah, video tersebut kembali menjadi perbincangan di media sosial.

Seuntukan pengguna memahami pesan Maudy mengenai pentingnya menjaga diri dari kelelahan akibat terlalu sejumlah mengonsumsi berita buruk. Namun, seuntukan lainnya justru mempertanyakan pesan tersebut ketika dikaitkan bersama kondisi masyarakat sekitar yang terdampak langsung oleh persoalan sosial dan kebijakan.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article