Lilin Dinyalakan, Harapan Belum Padam untuk 5 Jurnalis yang Hilang di Anak Krakatau

admin
By admin
2 Min Read

baca 10 detik

MediaKeadilan.com – Di tengah pencarian yang memasuki hari keempat, harapan agar lima jurnalis foto yang hilang saat hendak meliput erupsi Gunung Anak Krakatau tetap dijaga.

Pewarta Foto Indonesia (PFI) bersama jurnalis dari berbagai organisasi pers menggelar doa bersama di belakang Pos Polisi Bundaran HI, Jakarta, Jumat (11/9/2026).

Bukan cuma doa, mereka menyalakan lilin di penghujung acara. Aksi simbolis itu menjadi penanda bahwa harapan demi kelima jurnalis tersebut masih terus menyala.

Rangkaian kegiatan solidaritas itu diawali bersama salat Magrib berjamaah, lalu dilanjutkan bersama doa bersama.

Sejumlah jurnalis dari PFI, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Aliansi Jurnalis Independen (AJI), Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI), serta organisasi lainnya turut hadir.

Ketua PFI, Dwi Pambudo menyebutkan, kegiatan tersebut menjadi bentuk solidaritas insan pers sekaligus dukungan moral untuk keluarga lima jurnalis yang hingga kini masih masih belum ditemukan.

“Harapannya semoga kawan-kawan kami selamat, sehat, dan kembali ke keluarga,” kata Dwi di Jakarta, Jumat (11/9/2026).

PFI Masih Menunggu Kabar dari Tim Pencarian

Di tengah doa dan dukungan yang diberikan, PFI masih menanti perkembangan terbaru dari proses pencarian yang dilakukan tim BASARNAS.

Dwi mengaku masih belum memperoleh kabar terbaru mengenai keberadaan kelima jurnalis tersebut.

PFI pun mengerahkan anggotanya demi mengikuti perkembangan pencarian sekaligus mengonfirmasi kondisi keluarga para jurnalis tetap mendapat perhatian.

“Kami telah memuntuk tim demi perseorangnya, dan telah didampingi. Maupun dari rumah hingga ke lokasi posko, sampai dikawal seluruh demi logistik,” tutur Dwi.

Menurutnya, pendampingan tersebut dilakukan agar keluarga tidak menyikapi situasi ini sendirian selama proses pencarian masih berlangsung.

PFI juga mengajak masyarakat sekitar menyerahkan dukungan moral sekaligus berhati-hati terhadap informasi yang beredar mengenai kelima jurnalis tersebut.

Dwi mengimbau publik kembali memfilter berita yang masih belum dapat dipertanggungjawabkan agar tidak menambah beban untuk keluarga maupun proses pencarian.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article