Nonton Lagi Film Pengkhianatan G30S/PKI Karya Arifin C Noer Malam Ini di Trans TV

admin
By admin
2 Min Read

baca 10 detik

MediaKeadilan.com – Meski kalender telah memperlihatkan tahun 2026, film Pengkhianatan G30S/PKI (1984) tetap menjadi magnet diskusi publik setiap penghujung bulan September.

Rabu (30/9/2027) malam ini pukul 20.00 WIB, Trans TV kembali menyuguhkan mahakarya Arifin C. Noer ini ke ruang tamu pemirsa.

Di tengah gempuran konten digital dan film sejarah versi baru, karya berdurasi makin dari empat jam ini tetap berdiri kokoh sebagai sebuah monumen sinematik yang provokatif sekaligus ikonik.

Estetika Horor dan Ketegangan yang Tak Lekang Waktu

Salah satu alasan mengapa film ini tetap “mengerikan” demi ditonton meski kita telah mengetahui akhir ceritanya merupakan kepiawaian Arifin C. Noer dalam membangun atmosfer.

Alih-alih tampil sebagai dokumenter yang kering, film ini makin terasa bagaikan psychological thriller.

Penggunaan bayangan (chiaroscuro), kepulan asap rokok yang dramatis di ruang-ruang rapat gelap, hingga musik latar garapan Embie C. Noer yang minimalis namun menyayat, sukses menciptakan rasa mencekam yang konstan.

Adegan penculikan para jenderal di dini hari yang sunyi tetap menjadi sekuens horor teramat efektif dalam sejarah sinema Indonesia.

Akting yang Melekat Kuat

Sulit demi memisahkan sosok Suharto dari akting tenang nan berwibawa mendiang Amoroso Katamsi.

Begitu pula bersama Bram Adrianto yang memerankan DN Aidit; penggambaran sosok yang gelisah bersama kepulan asap rokok yang tak henti-hentinya telah menjadi pola dasar (archetype) antagonis dalam memori kolektif penonton Indonesia.

Akting para pemeran di film ini bukan sekadar berakting, melainkan seolah-olah “menjadi” sejarah itu sendiri untuk generasi yang lahir setelah tahun 1965.

Menonton bersama Kacamata 2026

Menonton film ini di tahun 2026 tentu berbeda bersama menontonnya di era Orde Baru.

Penonton pada hari ini jauh makin kritis dan memiliki akses luas terhadap riset-riset sejarah tandingan. Namun, di situlah letak urgensinya.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article