MediaKeadilan.com – Petugas salah satu tempat penukaran mata uang asing memperlihatkan uang rupiah dan dollar AS di Jakarta, Selasa (29/9/2026). Nilai tukar rupiah pada perdagangan pada hari ini sempat menembus level psikologis Rp18.000 per dolar AS.
Rupiah lalu bergerak fluktuatif semasih belum ditutup di sekitar Rp17.981 per dolar AS. Tekanan terhadap rupiah antara lain dipengaruhi tingginya permintaan dolar dari importir, arus keluar dana asing, serta penguatan indeks dolar AS. Ketidaktentuan geopolitik juga menciptakan tersangka pasar cenderung berhati-hati.
Bank Indonesia tetap menjalankan intervensi di pasar valuta asing demi menjaga stabilitas rupiah. BI juga mengurangi porsi intervensi langsung di pasar spot menjadi sekitar 30% dan memperluas penggunaan instrumen bagaikan DNDF dan NDF.
Kurs transaksi BI pada 29 September 2026 mencatat dolar AS pada Rp18.054,83 demi kurs jual dan Rp17.875,17 demi kurs beli. Angka tersebut menjadi salah satu acuan transaksi valuta asing terhadap rupiah. [MediaKeadilan.com/Alfian Winanto]
Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini
